SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pedagang Pasar Mangkikit atau dikenal dengan Pasar Subuh, Sampit, menggelar rapat bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), guna membahas nasib mereka yang hingga saat ini belum ada kejelasan.

Rapat dilakukan di Gedung Wanita dipimpin Plt Kepala Disdagprin Heru Rio Wibisono, dan sejumlah kabid dinas tersebut. Mereka membahas tentang nasib pedagang yang hingga saat ini masih menempati lapak sementara di eks Terminal Kodim 1015 Sampit.

Karena sudah hampir empat tahun terakhir, pembangunan Pasar Mangkikit yang dilaksanakan oleh pihak ketiga belum juga selesai. Dengan berbagai alasan dan keterbatasan bahan bangunan. 

"Hari ini kami melakukan rapat penyampaian unek-unek pedagang Mangkikit, agar mereka mendapatkan kejelasan terkait pembangunan dan selesainya pasar tersebut," ujar Heru, usai kegiatan tersebut, Kamis (13/9/2018). 

Dalam rapat tersebut dirinya menyampaikan bahwa pembangunan terus digenjot hingga saat ini. Ia pun turun langsung mengontrol agar bangunan tiga lantai tersebut dapat segara selesai dan difungsikan. 

--page

"Saya terus kontrol, namun kendala saat ini adalah beberapa material yang kosong. Jadi harus menunggu ketersediannya," kata Heru. 

Seperti batu koral, dimana saat ini sedang kosong. Dan saat didatangkan pun, harus berbagi dengan pembangunan lainnya yang ada di daerah ini. Namun dirinya meyakinkan pedagang bahwa pada 2019 bangunan akan selesai. 

"Saya sudah minta pada kontraktor agar pembangunan dipercepat dan 2019 bisa diselesaikan. Sehinga pedagang bisa menggunakannya," terang Heru. 

Sementara, para pedagang meresa pembangunan tersebut sudah sangat lama. Bahkan dilakukan sejak 2014 lalu. Namun hingga saat ini belum juga selesai. Sehingga mereka harus berjualan di lapak seadanya. Yang mana jika hujan bisa banjir dan juga becek. Hal itupun berdampak pada menurunnya aktivitas pembeli. 

"Kalau becek dan banjir, tentu pembeli malas datang. Sehingga dagangan tidak laku. Hal itupun berdampak pada kami para pedagang," terang Ketua Asosiasi Persatuan Pedagang Pasar Mangkikit Soleh. 

--page

Sehingga pihak pedagang meminta agar bangunan tersebut cepat selesai, dan bisa segera digunakan oleh pihaknya. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)