PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Pusat mencanangkan setiap daerah harus bisa mencapai target 100 persen air bersih. Namun di Palangka Raya, untuk dapat mencapai target ini memerlukan dana hingga Rp253,8 triliun.

"Pemerintah ini dihadapkan pada masalah pendanaan. Khusus untuk mencapai target 100 persen air bersih ini diperlukan dana hingga Rp253,8 triliun," kata Plt Asisten I Setda Kota Palangka Raya, Murni D Njinu, saat membuka workshop Bantuan Manajemen dalam rangka Penyehatan PDAM Wilayah II, Kamis (13/9/2018).

Menurut Murni yang membacakan sambutan Wali Kota Palangka Raya, HM Riban Satia itu dana triliunan ini hanya 20 persen yang ditransfer dari APBN.

"Hanya 20 persen dananya yang dari APBN sedangkan 80 persen atau sekitar Rp201 Triliun itu dari nonAPBN. Ini yang berat," tambahnya.

Dirinya kemudian mengajak perusahaan swasta bisa bekerja sama dengan PDAM.

--page

"Bantuan manajemen ini juga bisa dimanfaatkan, bagaimana optimalisasi pendapatan dan penerimaan dengan sistem online, bagaimana bisa pengadaan alat deteksi kebocoran dan sebagainya," tutup Murni. (TESTI PRISCILLA/B-5)