BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur PDAM Palangka Raya Budi Harjono mengatakan, pihaknya berkomitmen meningkatkan kembali kinerja manajemen perusahaan daerah ini.
"Kinerja kita tiga tahun terakhir menurun. Sempat di tahun 2014 lalu kinerja kita dinilai sehat. Tetapi di tahun 2015, 2016, dan 2017 kinerja kita menjadi kurang sehat. Makanya kita didatangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Bidang Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) untuk memberi bantuan manajemen dalam rangka penyehatan PDAM Kota Palangka Raya," kata Budi, Kamis (13/9/2018).
Menurutnya, kegiatan workshop yang diselenggarakan di Aula Peteng Karuhei I, Balai Kota Palangka Raya merupakan tahap fasilitasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya setelah kurang lebih 5 bulan tim dari pusat ini mengevaluasi kinerja PDAM Palangka Raya.
"Ini kita dibantu dalam hal evaluasi beberapa kegiatan dan memberi rekomendasi kegiatan. Ada beberapa hal-hal yang di luar kemampuan kami dan harus diketahui stakeholder, contoh soal pendanaan," bebernya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Pendamping PDAM di Palangka Raya, Kasiyan mengatakan bahwa tugas BPPSPAM ialah membantu pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dilaksanakan oleh BUMN dan BUMD penyelenggara SPAM.
--page
"Diharapkan PDAM dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan nilai kerja yang menjadi sehat. Hari ini workshop atau tahap fasilitasi, peserta diharapkan bisa proaktif menyampaikan kajian," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)








