BORNEONEWS, Muara Teweh- Bupati Nadalsyah selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Barito Utara, mengatakan bahwa tantangan bagi para pembina pramuka saat ini yakni dituntut selalu kreatif dan inovatif dalam membina peserta didik. Sehingga mereka bangga menjadi anggota pramuka.
Untuk itu, para pelatih dan pembina pramuka harus terus-menerus belajar agar dapat bisa mengembangkan dan menerapkan teknologi pendidikan yang up to date tanpa melupakan prinsip dasar dan metode kepramukaan.
“Saya atas nama Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Barito Utara mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak memberikan bantuan bagi perkembangan dan kemajuan gerakan pramuka di Kabupaten Barito Utara,” kata Nadalsyah saat Upacara Besar Peringatan Hari Pramuka ke-57 di Arena Terbuka Tiara Batara, Kota Muara Teweh, Kamis (13/9/2018).
Gerakan pramuka, sambungnya, telah mencapai usia 57 tahun. Jelas usia itu bukan merupakan waktu yang pendek untuk membuktikan bahwa gerakan ini telah memberikan kontribusi nyata dalam mencetak calon pemimpin bangsa.
Sampai saat ini, semangat itu tidak pernah pudar dan tidak boleh pudar. "Kami selalu bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Untuk itu, saya mengimbau kepada publik secara luas, khususnya para orang tua dan guru, agar tidak ragu untuk memberikan kesempatan sekaligus dukungan kepada putra-putri mereka dalam mengikuti kegiatan kepramukaan di gugus depan masing-masing,” pintanya.
--page
Menurut Bupati, pembangunan sumber daya manusia harus sejalan dengan pembangunan fisik. Karena kunci keberhasilan pembangunan bangsa terletak pada sumber daya manusia yang berkualitas. (RAMADANI/B-3)








