BORNEONEWS, Muara Teweh - Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Barito Utara H Nadalsyah mengatakan, gerakan Pramuka merupakan wadah pendidikan karakter kaum muda.
Menurut dia, lewat Pramuka akan terbentuk calon pemimpin masa depan bangsa Indonesia. Pramuka punya peran dalam mendidik generasi milenial dewasa ini.
Pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada Satya dan Darma Pramuka harus benar-benar tertanam dalam hati setiap insan Pramuka sebagai pedoman bersikap dan berprilaku.
“Gerakan Kepanduan sebagai cikal bakal Gerakan Pramuka telah ada di Bumi Pertiwi sejak tahun 1912 dengan nama kelompok baik berdasarkan nama etnik maupun keagamaan. Eksistensi gerakan ini di Indonesia telah dimulai sejak 106 tahun yang lalu," tandas Nadalsyah, Kamis (13/9/2018).
Menurut dia, yang penting dipahami juga filosofi dan nilai-nilai kepramukaan yang perlu digali dari bangsa dan kebudayaan Indonesia, yang bersamaan waktunya dengan berkembangnya gerakan kepanduan dunia yang dirintis oleh Sir Baden Powell di Inggris.
--page
“Gerakan Pramuka yang kini berusia 57 tahun tentu tidak sama suasana dan kondisinya ketika dilahirkan. Perlu rebranding Pramuka baru yang diminati kaum muda. Pramuka hendaknya dapat mengikuti perkembangan zaman dan tidak terkesan kuno dalam era komunikasi digital dewasa ini” kata Nadalsyah.
Lebih lanjut Nadalsyah mengatakan, Pramuka harus dapat menangkap fenomena dalam era kebebasan berkomunikasi.
“Sebagian besar adik-adik kita merupakan generasi cyber yang online setiap saat yang selalu up date statusnya dan mengungkapkan kondisi secara realtime dalam media sosial. Pramuka baru harus keren, gembira, asyik, dan menyenangkan,” jelasnya lagi. (RAMADANI/B-5)








