BORNEONEWS, Sampit - Pembangunan Pasar Mangkikit atau Pasar Subuh di Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), saat ini sudah mencapi 85%.
"Pembangunan saat ini sudah 85%, mudah-mudahan bisa secepatnya selesai," ujar Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kotim Heru Rio Wibisono, Jumat (14/9/2018).
Saat ini los-los sudah terbentuk, namun lantai belum dikeramik dan juga dinding masih belum dilicinkan. Tetapi pengerjaan masih terus dilakukan oleh pihak kontraktor.
Pihak Disdagprin juga terus memantau pembangunan pasar dengan tiga lantai tersebut agar bisa selesai pada akhir 2018 ini juga.
"Kami sudah meminta kepada pihak pengerja agar segera menyelesaikan pembangunan pasar tersebut sehingga bisa secepatnya difungsikan," kata Heru.
--page
Dirinya juga mengatakan, pihaknya terus mengontrol pembangunan pasar tersebut. Bahkan sepekan sekali dia langsung turun, guna melihat progres pengerjaan kontraktor tersebut.
--page
Pembangunan pasar ini sudah cukup lama dimulai, bahkan sejak 2014 lalu. Namun karena terkendala bahan, membuat pengerjaan tidak lancar dan hingga saat ini belum juga selesai.
"Saat ini saja terkendala batu koral yang kosong, jadi kontraktor harus menunggu kedatangan batu koral dulu agar bisa bekerja," terang Heru.
Dengan adanya hal itu, dirinya berharap agar pengerjaan bisa diselesaikan secepatnya sehingga pedagang yang menempati relokasi bisa segera pindah ke bangunan baru tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)








