KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Kabupaten Kapuas, tepatnya Kecamatan Mantangai. Terkait itu, sebanyak 95.000 liter bom air diterjunkan melalui helikopter untuk memadamkan karhutla di sana, Jumat (14/9/2018) siang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga mengatakan, dalam beberapa hari terakhir masih terjadi kebakaran hutan dan lahan yang cukup besar di beberapa titik.

Sementara, akses dan ketersediaan air cukup sulit sehingga perlu dilakukan pemadaman melalui jalur udara.

"Ada 19 kali water bombing (bom air) sebanyak 95.000 liter di Kecamatan Mantangai. Harapannya api bisa segera padam," kata Panahatan Sinaga.

Dia juga menyebutkan, luasan lahan yang terbakar di area tersebut diperkirakan mencapai puluhan hektare.

--page

"Perkiraan sementara ini di Kecamatan Mantangai sudah mencapai sekitar 40 hektare," ungkapnya.

Saat ini juga terus dilakukan pemadaman lewat jalur darat, terutama pada area terbakar yang bisa diakses.

"Jadi tidak hanya lewat udara saja. Upaya kita bersama tim gabungan di darat pun masih berjibaku," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)