BORNEONEWS, Sampit - Jumlah petugas pemadam kebakaran jangan dianggap sepele. Apalagi di tengah kondisi Kabupaten Kotawaringin Timur yang hampir setiap tahun dihadapkan dengan masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sekretaris Komisi III DPRD Kotim, Hero Harapanno Mandouw mengatakan, sejauh ini jumlah petugas damkar dan penyelamatan jauh dari kata ideal. Padahal tugas di lapangan sangat berat.
Seperti di musim kemarau, kehidupan sehari-hari kebanyakan dihabiskan di lahan yang terbakar.
"Kita berharap apa yang diusulkan damkar mulai dari penambahan tenaga hingga anggaran untuk kesejahteraan, eksekutif bisa mendukung. Jangan sebaliknya dana mereka dipangkas," kata Hero, Minggu (16/9/2018).
Hero mengatakan, pihaknya mendukung dari sisi anggaran. Melihat dari beratnya petugas damkar, yang harus siaga sewaktu-waktu.
--page
"Kalau yang tidak tahu menganggap remeh tugas pemadam kebakaran ini. Padahal tugas itu sangat berat," pungkasnya. (NACO/B-11)








