KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang- Berbagai elemen mengikuti deklarasi pemilu damai dan menolak berita hoax yang digelar di Stadion Gagah Lurus, Kota Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Minggu (16/9/2018).

Mereka yang terlibat dalam pembacaan ikrar bersama itu di antaranya Penjabat Bupati Seruyan Muhammad Hatta, Kapolres AKBP Ramon Zamora Ginting, bupati terpilih Yulhaidir, Ketua KPU Agus Sukron Ma’mun, Ketua Bawaslu Umar Zahid Bustomi, seluruh pimpinan partai politik, tokoh masyarakat, dan sejumlah komunitas di Seruyan.

Kapolres AKBP Ramon Zamora Ginting dalam kesempatan itu mengajak seluruh masyarakat bersama-sama melawan penyebar ujaran kebencian, fitnah, isu sara, dan berita hoax. Pasalnya, yang bisa menimbulkan permusuhan dan kebencian antarsatu sama lain.

"Deklarasi ini juga membuktikan bahwa masyarakat Seruyan adalah masyarakat yang cerdas, masyarakat yang berkomitmen tidak akan percaya dan tersulut berita atau kabar yang tidak jelas, dan sepakat menciptakan pemilu damai 2019,” katanya.

Kapolres turut mengingatkan oknum yang tidak bertanggung jawab supaya jangan sampai mencoba, apalagi melakukan kegiatan penyebaran berita hoax dan isu sara. Sebab dapat menimbulkan konflik di masyarakat.

--page

“Jangan sampai akibat adanya berita atau kabar yang tidak benar tersebut menimbulkan konflik atau gesekan antarmasyarakat. Kami siap menindak secara tegas,” ujarnya.

Bagi siapapun yang mengtahui atau mendengar berita hoax diminta tidak menanggapi dan segera melapor ke pihak kepolisian.

“Kita akan terus berkomitmen dan berupaya melindungi masyarakat dari berita hoax yang bisa menyebabkan pergesekan. Namun kitapun juga memerlukan kerja sama dari masyarakat,” tegasnya. (FARIZAN/B-3)