PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Petugas pemadam kebakaran bergegas turun ke lokasi kejadian begitu mendapat informasi mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Semua itu dilakukan demi menyelamatkan Kalteng dari bencana kabut asap seperti pada 2015 lalu. 

Khusus di Kota Palangka Raya, setidaknya setiap hari ada 80 petugas pemadam kebakaran gabungan yang selalu berjibaku melawan api. 

"Kalau ditotal setiap harinya ada 80-an orang," kata Komandan Posko Lapangan 1 di Jalan Adonis Samad, Kiwok, seusai memadamkan api di lahan antara Jalan G Obos XI dan Ir Soekarno, Senin (17/9/2018). 

Ia menuturkan, dalam proses pencegahan bencana kabakaran, ada empat posko yang didirikan. Pertama, posko di Jalan Tjilik Riwut, Km 2,5. Kedua, posko di Jalan Adonis Samad. Ketiga, posko di Jalan Tjilik Riwut, Km 11,8. Dan terakhir, posko di Kecamatan Jekan Raya.

--page

Khusus kasus kebakaran di antara Jalan G Obos XI dan Ir Soekarno, Kiwok memperkirakan api membakar lahan seluas kurang lebih 10 hektare. (BUDI YULIANTO/B-3)