BORNEONEWS, Palangka Raya- Petugas pemadam kebakaran belakangan ini seakan tidak memiliki banyak waktu untuk bersantai. Pasalnya, titik api terus bermunculan.
Tidak peduli pagi, siang, ataupun malam. Bahkan setiap hari, khusus di Kota Palangka Raya, ada sekitar 80 petugas gabungan yang berjibaku melawan kobaran api.
Komandan Posko Lapangan 1 di Jalan Adonis Samad, Kiwok, menegaskan, upaya memadamkan api tersebut bukan untuk mengejar materi tapi karena sisi kemanusiaan.
"Seujujurnya, kami bukan mengejar materi tapi prinsipnya karena kemanusiaan. Jangan sampai tempat kita terkena musibah asap seperti pada 2015," kata Kiwok seusai memadamkan api yang membakar lahan di antara Jalan G Obos XI dan Ir Soekarno, Senin (17/9/2018).
Ia mengaku, sebenarnya pihaknya juga merasa lelah karena harus selalu siap melawan kobaran api setiap hari.
--page
Oleh sebab itu, ia berharap masyarakat tidak lagi membakar hutan dan lahan. "Di musim kemarau ini, tolong jangan membakar," pinta Kiwok. (BUDI YULIANTO/B-3)








