BORNEONEWS, Tamiang Layang - Hampir seluruh warga Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur mengharapkan bantuan pembangunan sarana dan prasarana pengadaan air bersih.
Pasalnya semenjak air Sungai Laren tidak bisa dikonsumsi, sehingga masyarakat harus membeli air. Sungai Laren adalah sungai yang menjadi tumpuan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari hari beberapa tahun lalu.
Nnamun sejak adanya aktivitas perusahaan di hulu sungai, maka masyarakat tidak bisa lagi mengambil air sungai untuk dikonsumsi. Sebab airnya terlihat keruh dan bila dipakai mandi bisa terasa gatal.
Dilah, warga Desa Bambulung mengatakan sudah sekitar 5 tahun terakhir warga desanya tidak berani lagi mengambil air Sungai Laren untuk dikonsumsi. Sebab diduga sudah tercemar akibat limbah atau aktivitas perusahaan dihulu sungai.
"Sudah sekitar lima tahun, kami tak berani mengambil air sungai untuk diminum. Selama itu kami harus membeli air bersih untuk kebutuhan diminum," katanya saat dibincangi, Senin (17/9/2018).
--page
Ditambahkannya, warga desa telah berulang kali mengusulkan kepada pihak perusahaan dan pemerintah untuk membantu pengadaan air bersih bagi warga masyarakat, namun hingga kini masih belum ada realisasinya.
"Sudah lebih dari dua tahun, sudah menguaulkan bantuan air bersih, tapi belum pernah direalisasikan," timpalnya. Dilah berharap agar pihak perusahaan dan pemerintah agar memperhatikan usulan masyarakat. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-6)








