BORNEONEWS, Buntok– Kapolsek Karau Kuala Ipda Rahmad Tuah bersama anggotanya berjalan kaki selama tiga jam di dalam hutan demi memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Aksi yang dilakukan perwira polisi berpangkat Inspektur Dua (Ipda) itu patut diacungi jempol dan menjadi contoh bagi masyarakat.
Pasalnya, orang nomor satu di Polsek Karau Kuala itu terjun langsung ke lokasi kebakaran guna memadamkan api. Salah satunya di perbatasan Desa Talio dan Desa Danau Sadar.
Untuk menuju lokasi karhutla diperbatasan Desa Talio dan Danau Sadar, harus ditempuh dengan berjalan kaki selama tiga jam.
“Namun hal itu bukan dijadikan alasan tetapi sebagai pemacu semangat sebagai abdi negara yang harus siap menjalankan tugas kapanpun dan di mana pun,” kata Rahmad Tuah kepada Borneonews, Selasa (18/9/2018).
--page
Ia mengatakan, aksinya itu bukan pencitraan atau lainnya. Tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri terhadap karhutla.
Karena, lanjut dia, bencana karhutla menjadi perhatian khusus dari pemerintah bahkan di mata internasional. Sebab Kalimantan merupakan salah satu paru-paru dunia.
Ia pun mengajak masyarakat untuk mengubah budaya lama dalam membuka lahan baru dengan tidak membakarnya. Mari bersama-sama peduli agar tidak ada karhutla.
“Karena saya tidak ingin ada masyarakat berurusan dengan polisi atau hukum karena terlibat kasus karhutla,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-3)








