BORNEONEWS, Sampit- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya melalui sektor pariwisata. Sektor ini dianggap sangat menjanjikan, baik itu untuk daerah maupun peningkatan ekonomi masyarakat.
"Kami sudah komitmen untuk menjadikan Kotim sebagai kota wisata. Karena dari inilah potensi sumber PAD terbesar nantinya," ujar Bupati Kotim Supian Hadi saat kegiatan Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona di Museum Kayu, Kota Sampit, Selasa (18/9/2018).
Bupati mengatakan, sektor pariwisata memiliki efek yang banyak bagi daerah. Terutama dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Karena yang datang bukan hanya masyarakat lokal, melainkan juga dari luar daerah. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha masyarakat, baik itu bisnis maupun jasa.
"Kalau pemerintah hanya berharap peningkatan PAD dari sumber daya alam (SDA) di daerah ini, seperti tambang dan kelapa sawit, tidak bisa berkepanjangan. Karena bisa habis ataupun berkurang."
Sehingga pariwisatalah yang akan menyelamatkan PAD di daerah ini nantinya. Itulah mengapa pemerintah terus menggenjot peningkatan sektor pariwisata.
--page
Keinginan Bupati Supian Hadi disambut baik oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Sebab jika digali dengan serius, sektor pariwisata akan meningkat PAD suatu daerah. Sehingga masyarakat harus mendulukung keinginan pemkab tersebut. Salah satunya dengan menjaga etika terhadap para wisatawan yang datang ke daerah ini.








