PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya menggandeng TNI dan Polri melakukan sosialisasi jangan membakar hutan dan lahan di Kelurahan Pager, Kecamatan Rakumpit, Selasa (18/9/2018).

“Kita akan terus melakukan langkah pencegahan. Salah satunya dengan sosialisasi,” kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Kota Palangka Raya,  Henora Koffeno didampingi Kabid Managemen Bencana dan Kebakaran, Emi Ambriyani.

Kegiatan tersebut dihadiri pihak dari Kodim 1016/Plk, Polsek Rakumpit, BMKG dan instansi terkait lainnya termasuk masyarakat setempat. 

Ia menuturkan, sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut akan dilakukan di lima kecamatan secara bertahap. Yakni, Kecamatan Rakumpit, Bukit Batu, Jekan Raya, Sabangau dan Pahandut.

“Intinya, kita rapatkan barisan dan terus waspada. Baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan,” ungkapnya.

--page

Sementara itu, Dandim 1016/Plk Letkol Czi Chandra Adibrata melalui Pasi Intel Lettu Inf Hari Utomo mengatakan, akan terus berkoordinasi dengan Polri untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

 Menurutnya, ada tiga hal yang harus dilakukan menanggulangi bahanya karhutla. Pertama, pencegahan. Kedua, kesiapsiagaan dalam menangangani bencana dan terakhir, penanggulangan langsung serta berkoordinasi dengan dinas terkait. 

Selanjutnya, Kapolsek Rakumpit, Ipda Andri mengatakan, kebakaran hutan dan lahan di wilayah setempat tahun ini masih nihil alias tidak ada. Meski demikian, pihaknya tetap gencar berpatroli, bersosialisasi demi terus mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan. (BUDI YULIANTO/m)