BORNEONEWS, Palangka Raya – Selain target peningkatan akreditasi, rektor baru Universitas Palangka Raya (UPR) Andrie Elia Embang ingin perbaikan sarana prasarana pengajaran.
Mirip upaya Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, dalam hal tambahan fasilitas pendidikan ini Andrie berupaya mengejar dari dana Coorporate Social Responsibility (CSR) atau tangggungjawab sosial perusahaan bidang pendidikan.
Ia juga tak segan membuka komunikasi dengan pemerintah daerah. Selain Pemerintah Perovinsi Kalteng, di provinsi ini ada 14 pemerintah kabupaten/kota yang bisa digandeng untuk memajukan UPR.
“Sarana dan prasarana penunjang belajar mengajar akan diusahakan dari dana CSR maupun pemerintah daerah,” ucap Andrie saat berada di Kampus Pasca Sarjana UPR jalan Yos Sudarso, Selasa (19/9/2018).
Ia menekankan, perbaikan sarana prasarana merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu layanan universitas supaya berdaya saing dengan kampus lain.
--page
Seperti diketahui, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran kerap kali melontarkan gagasan ini (meminta partisipasi CSR) kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kalteng. Baik bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan sosial keagamaan.
Sugianto juga kerap berucap, kampus-kampus di Kalteng sebagai penggodok kualitas sumber daya manusia (SDM) tidak bisa tidak harus bersinergi dengan pemerintah daerah. (ROZIQIN/m)








