BORNEONEWS, Nanga Bulik - Puluhan aparatur Pemerintah Desa (Pemdes) dari dua Kecamatan Menthobi Raya dan Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau mendapat pembekalan wawasan tentang kepribadian kepemimpinan yang baik oleh Yayasan Pusat Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Agaphe bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten setempat.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di aula BKD setempat selama tiga hari sejak Senin hingga Rabu (19/9/2018) ini melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lamandau.
Selama ini para aparatur desa kebanyakan hanya diberikan pelatihan bersifat teknis terkait manajemen aset ataupun manajemen keuangan saja. "Akan tetapi kami melihat belum ada yang bersifat atau mengarah kepada pelatihan mental atau sifat pribadi bagi aparatur Desa. Bahkan kebanyakan Kades dan aparatur di bawahnya hanya memahami teknis mereka saja, belum mengerti maksud dan tujuannya merasa bekerja sebagai Abdi Negara," ujar Ketua Agaphe Albert Risyanto.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Muriadi mengapresiasi program pelatihan ini kepada aparatur desa dalam membekali ilmu kepribadian berdasarkan panggilan untuk membantu pembangunan daerah dan menyejahterakan hingga memajukan Bumi Bahaum Bakuba.
Selanjutnya, aparatur desa diajarkan bagaimana bisa bersikap sopan dan bertutur kata yang baik serta program lainnya dalam kaitan pada kepribadian masing-masing. Aparatur desa diajarkan menjadi pemimpin bukan menjadi bos.
--page
"Ketika dia menjadi bos, itu hanya bisa menyuruh tanpa memberi contoh yang baik. Tetapi ketika dia jadi pemimpin, maka dia bisa memberi contoh, tidak hanya sekadar menyuruh,” ujar mantan Kepala Bappeda ini. (HERIYADI/B-2)








