BORNEONEWS, Palangka Raya – Camat Bukit Batu, Herwin mengingatkan warganya untuk menjaga dan memelihara tanah masing-masing dengan baik. Salah satunya tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
“Tolong tanahnya dipelihara dan dijaga. Jangan melakukan pembakaran,” kata Herwin dalam sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang digagas BPBD Kota Palangka Raya di kecamatan setempat, Kamis (20/9/2018).
Ia menuturkan, mayoritas warga yang tinggal di tujuh kelurahan wilayah setempat adalah petani. Sosialisasi soal larangan membakar hutan dan lahan juga sudah disampaikan sejak jauh hari dengan melibatkan berbagai pihak baik itu TNI maupun Polri.
Upaya tersebut berbuah positif karena tahun ini tidak begitu banyak titik api terjadi di wilayah itu. Hal ini juga tidak lepas dari keterlibatan pihak kelurahan yang turut memberikan sosialisasi kepada masyarakat.
Herwin menambahkan, di daerahnya, Kelurahan Habaring Hurung yang paling menjadi perhatian tentang ancaman terjadinya karhutla. Bahkan sudah ada beberapa titik terjadi. “Tapi itu bukan lahan masyarakat, melainkan hutan. Kalau lahan milik warga selama ini belum ada yang terbakar,” tuturnya.
--page
Meski begitu, dirinya tetap mengingatkan kepada masyarakat agar terus menjaga tanahnya dan tidak melakukan pembakaran. “Sekali lagi, tolong jaga tanah, lahan dan pekarangan. Jangan melakukan pembakaran. Saya tidak mau ada warga saya yang tersangkut masalah hukum,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Manajemen Bencana dan Kebakaran BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.
Sebelumnya, sosialisasi serupa lebih dulu digelar di wilayah Kecamatan Rakumpit. Berikutnya akan dilakukan ke wilayah Kecamatan Jekan Raya, Pahandut dan Sabangau. (BUDI YULIANTO/B-2)








