BORNEONEWS, Muara Teweh– Konsultan CV Ozon Dimensi Teknis, Doni Bayu Wardhana, 33, tewas akibat terlindas truk logging bermuatan penuh di jalan logging PT Bina Multi Alam Lestari (BMAL), Kamis (20/9/2018).
Ternyata, sebelum peristiwa itu, korban sudah menunjukan kelagat aneh.
Rekan korban, Edy, mengatakan bahwa saat ingin berangkat ke lokasi proyek di Tumpung Laung, Kecamatan Montallat, untuk melakukan PHO bersama tim CV Ozon Dimensi Teknis dan petugas teknis dari Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara, Doni membawa sepeda motor matik jenis Yamaha Mio.
Tetapi sebelum rombongan keluar dari Muara Teweh, mendadak Doni memutar haluan untuk kembali ke rumah dan mengganti kendaraan.
“Saat itu, Doni mengganti kendaraannnya dengan trail merk Kawasaki KLX, dan memilih jalur lewat Bintang Ninggi. Padahal selama kami pergi mengecek proyek, dia paling anti melewati jalan perusahaan. Dia suka memilih lewat jalan beraspal. Ini pertama kali dia melintas jalan perusahaan,” ujar Edy yang merintis usaha konsultan bersama-sama dengan Dony.
--page
Sedangkan ipar korban, Amat mengisahkan, korban memiliki dua anak laki-laki yang masih berusia di bawah tiga tahun.
“Kami mengetahui kejadian lewat telepon dari seorang teman almarhum. Sehari-hari dia biasa menjadi konsultan Dinas Pertanian dan Dinas PUPR. Mereka memakai kendaraan untuk mengecek proyek,” tuturnya.
Dikatakannya, korban hendak ke Tumpung Laung bersama tiga rekannya, Jihannur, 30, Rusliyansyah, 35, dan Apriadi, 53.
Setiba di Km 18, di dalam konvoi rombongan kecil itu, korban berada di urutan ketiga. Korban berpapasan dengan sebuah truk logging LT 46 yang dikemudikan oleh Sutrisno alias Bejo.
Kepala Unit Laka Satlantas Polres Barito Utara Aipda Abdul Rahman mengatakan, polisi telah turun ke lapangan untuk menyelidiki kasus kecelakaan yang merenggut korban jiwa.
--page
“Korban Doni meninggal dunia di TKP. Polisi sudah meminta keterangan dari para saksi, termasuk sang sopir, Sutrisno,” kata Rahman. (RAMADANI/B-3)








