BORNEONEWS, Muara Teweh - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, Tuaini mengatakan, bahasa Inggris dan Arab penting dikuasi petugas haji.
“Harapan kita, petugas haji menguasi bahasa Arab dan Inggris. Yang ada sekarang, Arab tidak bisa, Inggris pas-pasan,” kata Tuaini, Minggu (23/9/2018).
Dia juga menyampaikan, petugas haji harus pro aktif baik itu petugas ibadah, kloter, kesehatan, non kloter, serta penyelenggara ibadah haji daerah (TPHD), agar lebih mengutamakan tugas daripada ibadah.
“Dan jangan dibalik, lebih mengutamakan ibadah daripada tugas. Ada komitmennya yang ditandatangani sebelum berangkat, yaitu lebih mengutamakan tugas. Toh, tugas mereka itu juga ibadah,” kata Tuaini.
Ke depannya, petugas yang ikut seleksi diminta proaktif. Sementara itu, saat ini tidak ada masalah selama jamaah haji Barito Utara beribadah di Tanah Suci. (RAMADHANI/B-11)








