BORNEONEWS, Nanga Bulik - Formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Lamandau berubah.
"Bagi para calon pelamar yang sebelumnya sempat melihat pengumuman terlebih dahulu beredar, Pemkab Lamandau melalui BKPSDM setempat akan mengeluarkan kembali pengumuman formasi baru setelah ada perubahan yang perlu dilakukan pembentulan," ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lamandau Marinus Apau di ruang kerjanya, kemarin.
Sebagaimana ketentuan dari beberapa peraturan, terdapat beberapa formasi yang perlu disesuaikan kembali, di antaranya penetapan formasi tenaga kesehatan. Sebelumnya terdapat 9 alokasi formasi untuk Kualifikasi Diploma III Keperawatan, maka alokasi dibetulkan menjadi 5 formasi Diploma lll Bidang Keperawatan. Kemudian, 4 alokasi formasi S-1 Keperawatan.
Marinus menjelaskan, mengacu pada UU No 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, pengelolaan tenaga Penyuluh Keluarga Berencana dan petugas lapangan yang semula menjadi urusan kabupaten dan kota, selanjutnya menjadi urusan Pemerintah Pusat. Maka untuk formasi jabatan ini telah ditetapkan 6 alokasi fomasi diusulkan untuk didrop.
Sedangkan dari 6 formasi tersebut dibetulkan untuk mengisi tenaga teknis lainnya sesuai dengan usulan dan kebutuhan daerah. Ke enam jabatan dimaksud yakni dua orang sebagai analis jabatan, kualifikasi pendidikan S1 manajemen untuk bertugas di BKPSDM dan Setda. "Satu orang penyusun tata ruang di dinas PUPR dengan kualifikasi pendidikan S1 bidang planologi," ungkapnya.
--page
Kemudian, ujar dia, satu orang sebagai analis kerjasama prasarana standarisasi dengan kualifikasi S1 sospol maupun administrasi negara, publik, dan ilmu pemerintahan yang akan bertugas di DPMD. Sedangkan satu orang lagi sebagai analis peraturan perundang-undangan dengan kualifikasi pendidikan S1 bidang hukum di Setda.
Selanjutnya ada analis sumber daya iptek, dengan kualifikasi S1 teknik Informatika dan manajemen teknik yang akan bertugas di Diskominfo. "Dan juga ada perbaikan 4 kualifikasi Diploma III Akuntansi yang ditempatkan di beberapa SOPD dan dibetulkan menjadi S1 pada jurusan akuntansi manajemen," jelas Marinus Apau. (PP/HERIYADI/B-2)








