PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Pelopor mengatakan, pihaknya saat ini tengah mengebut pengukuran 145.000 bidang tanah selesai paling lambat November 2018.

Penegasan ini disampaikan Pelopor usai memimpin upacara dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-58 Agraria dan Tata Ruang Nasional 2018 di halaman kantornya, Jalan Willem AS Palangka Raya.

“Sebanyak 145.000 bidang tanah itu target untuk di Kalteng 2018. Secara Nasional itu sebanyak 7 juta bidang tanah yang dilakukan pengukuran. Saat ini tanah yang sudah terukur ada 120 ribu bidang. Yang sudah jadi sertifikat sekitar 60 ribu. November semua target sudah terukur dan Desember sudah selesai semua,” tuturnya, Senin (24/9/2018).

“Agar tidak salah mengartikan, bahwa target tersebut adalah pengukuran yang klir, bukan kejar target pencetakan sertifikat. Sasaran kita adalah pengukuran tanahnya, kalau ternyata diukur lalu tidak bisa diterbitkan sertifikatnya karena bermasalah, ya tidak bisa juga dipaksa harus diterbitkan kan,” lanjutnya.

Program serentak ini yang dikenal dengan Pendaftaran Tanah Serentak Lengkap (PTSL). Mekanisme pendaftaran tanah ini gratis, tanpa biaya. Tetapi, ada hal lain yang harus disiapkan masyarakat pemohon, yaitu melakukan patok tanah sendiri karena tidak ditanggung BPN.

--page

“Biaya SPT dan sebagainya Itu di luar tanggungan kami, sebab di APBN juga tidak ada anggaran mengkover. Yang dimaksud gratis itu yang dari kami, pengukuran tanah dan pendaftaran untuk proses sertipikat, biar tidak salah persepsi ya,” kata Pelopor.

Momentum upacara hari Agraria dan Tata Ruang Nasional tersebut, dilakukan juga penyerahan sertipikat yang sudah selesai dalam program nasional PTSL ini. Puluhan pihak penerima dari sejumlah kabupaten/kota di Kalteng yang hadir. 

Salah satunya diberikan kepada Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, Masrawan dan Sekretaris PWNU Kalteng, Suhardi. Dari pihak Pemprov Kalteng, hadir Penjabat Sekda Fahrizal Fitri dalam Upacara hari Agraria tersebut mewakili Gubernur Kalteng. (GAZALI/B-5)