BORNEONEWS, Sampit- Luas lahan yang terbakar di Jalan MT Haryono Barat, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diperkirakan mencapai 5 hektare.
"Dari perkiraan sementara, luas lahan yang terbakar mencapai 5 hektare. Bahkan jika terus menerus membesar, kemungkinan besar akan bertambah luas lahan yang terbakar ini," ujar Kabag Ops Polres Kotim AKP Boni Arifianto, Selasa (25/9/2018).
Luasnya lahan yang terbakar membuat Tim Satgas Karhutla kesulitan melakukan pemadaman. Bahkan saat ini mereka tidak bisa berbuat banyak. Karena api terus berkobar dan menjalar ke lahan lainnya.
Bahkan selama kurang lebih 3,5 jam upaya pemadaman, belum juga membuahkan hasil. Hal itu disebabkan lahan gambut yang terbakar dalam kondisi kering. Demikian pula dengan tanaman liar yang tumbuh di atasnya. Sehinga api dengan cepat membesar dan membakar lahan tersebut.
"Kami akan terus berupaya melakukan pemadaman di tempat kejadian, bahkan saat ini terus diupayakan," ungkap Boni.
--page
Smentara itu, dari pantauan Borneonews d ilapangan, puluhan petugas berjibaku menjinakkan api. Namun, setelah satu titik dipadamkan, api malah muncul lagi di titik lain.
Yang membuat petugas semakin kesulitan, api kembali muncul di lahan yang sudah dipadamkan. Sehingga mereka harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk memadamkan api.
Kebakaran lahan di Jalan MT Haryono Barat terjadi sejak pukul 10.30 WIB. Saat itu Tim Satgas Karhutla mendapatkan laporan dari masyarakat. Sehingga mereka langsung terjun kelapangan untuk melakukan pemadaman. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)








