SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Lahan yang terbakar di Jalan MT Haryono Barat, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diduga kuat akan digunakan untuk permukiman atau perumahan. 

Hal itu berdasarkan analisa awal dari pihak kepolisian yang langsung datang ke tempat kejadian perkara. Mereka menemukan bahwa lahan tersebut sebagian sudah dibersihkan oleh pemiliknya. Bahkan sudah dibuat jalan yang ukurannya mencapai empat meter. 

"Dari analisa kami di lapangan sementara ini, kemungkinan lahan ini akan dijadikan permukiman atau perumahan. Diduga kuat sengaja dibakar untuk pembukaan lahan secara praktis," ujar Kabag Ops Polres Kotim AKP Boni Arifianto, Selasa (25/9/2018). 

Dirinya juga menerangkan, di lahan tersebut juga masing-masing memiliki patok nama-nama pemiliknya. Bahkan sudah dikapling dengan luas lahan yang merata. Sehinga bisa disimpulkan ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh salah satu oknum untuk membuka lahan dengan dibakar. 

Namun hal itu belum bisa dipastikan oleh pihaknya, karena harus dilakukan penyelidikan mendalam. "Masih kami dalami lebih dulu dengan sejumlah pemeriksaan dan lainnya, baru bisa kami pastikan apakah memang sengaja dibakar atau tidak," ungkap Boni. 

--page

Saat ini pihaknya bersama tim Satgas Karhutla masih berupaya memadamkan api di lahan tersebut. Lahan yang terbakar cukup luas, diperkirakan mencapai lima hektare. Sementara, kebakaran lahan tersebut terjadi sejak pukul 10.30 WIB. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)