BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSIl Pangkalan Bun dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotawaringin Barat (Kobar) sudah sering memberikan penyuluhan tentang pola hidup bersih.
Hal ini untuk menekan angka kasus diare di Kobar terus meningkat, karena belakangan ini kasus diare juga banyak dirawat di puskesmas.
Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSSI Pangkalan Bun Fahrudin terus melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan dan puskesmas untuk mengatasi kasus diare yang sudah meningkat, tapi belum sampai kejadian luar biasa (KLB).
Untuk mencegah terjadinya KLB ini maka pola penanganan harus ditangani ditingkat puskesmas, sehingga masyarakat tidak perlu dirujuk ke rumah sakit.
"Kita harap kasus penyakit diare di Kobar ini tidak sampai KLB. Jika itu terjadi tentu kita kerepotan untuk menangani pasien diare. Kuncinya masyarakat harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat," pungkasnya. (ANDRE/B-6)








