BORNEONEWS, Nanga Bulik - Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lamandau Penyang Lanen optimistis kenaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada akhir tahun ini bisa terpenuhi.
“Kita optimis akan mampu memenuhi target, sekalipun kenaikannya sangat signifikan. Dan target PAD sesuai yang ada di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) saja, sudah dipenuhi. Bahkan angkanya sudah sangat signifikan,” kata Kepala BKD Lamandau Penyang Lanen, Selasa (25/9/2018).
Ia yakin, pada akhir tahun nanti dipastikan akan mampu memenuhi target PAD sebagaimana telah diproyeksikan dalam APBD-Perubahan 2018 ini. Seperti diketahui, proyeksi PAD mengalami lonjakan drastis berdasarkan realisasi semester I, sebagaimana tercermin dalam KUA-PPAS Perubahan 2018.
"Pendapatan daerah pada perubahan APBD ditargetkan sebesar Rp863 miliar lebih bertambah menjadi 5,94 persen dari alokasi pendapatan daerah pada APBD murni sebesar Rp815 miliar lebih yang terdiri dari rencana PAD sebesar Rp112 miliar lebih atau naik 41,33 persen," sebut mantan Inspektur Kabupaten Lamandau ini.
Menurutnya, dalam upaya pencapaian visi dan misi daerah yang telah dijabarkan dalam rencana strategis daerah serta program kegiatan setiap tahunnya untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam pembangunan, maka belanja daerah terealisasi sebesar Rp311 miliar lebih atau 34,64%.
--page
Sedangkan untuk realisasi pembiayaan daerah dari penerimaan pembiayaan daerah terealisasi sebesar Rp107 miliar lebih. Kemudian, pengeluaran pembiayaan daerah sekitar Rp8 miliar lebih atau 94,34%. (PP/HERIYADI/B-2)








