BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengaku terkejut saat ketua TP PKK Kalteng Yulistra Ivo Azhari Sugianto menyebut penderita kanker di wilayahnya hampir mencapai angka 800 orang.
"Saya terkejut, di Kalteng ini penderita kanker dan penderita kanker payudara hampir mencapai angka 800 orang," ujar Gubernur, Rabu (26/9/2018).
"Untuk itu saya meminta Sekda secepatnya mengirim surat perintah bahwa tidak ada penolakan pasien penderita kanker yang ingin berobat di rumah sakit," lanjutnya.
Ia juga mengingatkan, pasien miskin penderita kanker menjadi tanggungan Pemerintah Daerah dan menjadi solusi saat masyarakat mendapat kesulitan.
Gubernur juga mengancam jika mendapati laporan dari masyarakat adanya penolakan berobat, dia tidak segan menindak tegas direktur rumah sakit bersangkutan.
--page
Selain itu, Gubernur juga meminta sekda memberi perintah terkait anggaran pengobatan di rumah sakit se-Kalteng yang mencapai Rp20 miliar.
"Selain BPJS, saya juga meminta Bupati/Wali Kota memberi anggaran di rumah sakit terkait pengobatan Rp10 miliar sampai Rp20 miliar agar masyarakat miskin juga bisa menikmati kesehatan," tuturnya. (GAZALI/B-5)








