PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Perintah Gubernur Kalteng Sugianto Sabran agar bupati/wali kota menjamin masyarakat penderita kanker mendapat pelayanan maksimal, sepertinya tidak main-main.

Pasalnya, Gubernur menegaskan bahwa biaya perawatan bagi penderita kanker bukan masalah besar pagi pemerintah daerah.

"Saya mengimbau bupati/wali Kota se-Kalteng untuk menganggarkan dana sebanyak Rp10 miliar sampai Rp20 miliar untuk kesehatan dan biaya masyarakat berobat ke rumah sakit," ujar Gubernur, Rabu (26/9/2018).

"Kalau masyarakat kita miskin dan memang benar-benar tidak ada uang untuk berobat, ini menjadi tanggung jawab pemerintah. Dan biaya seperti ini bukanlah masalah besar," lanjutnya.

Gubernur muda itu menegaskan, Kalteng mempunyai kekayaan alam berlimpah ruah. Sehingga akan menjadi aib pemerintah jika masyarakatnya sampai kesulitan  membayar biaya berobat.

--page

"Ini hal kecil. Namun tergantung pimpinannya, apakah ada rasa keperdulian dan mengayomi masyarakatnya saat kesusahan atau tidak?," lanjutnya.

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan pihak rumah sakit supaya jangan sampai menolak masyarakat yang hendak berobat, khususnya penderita kanker rahim dan kanker payudara. (GAZALI/B-3)