PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya -  Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Palangka Raya, Afendie menyebut ada 257 koperasi yang telah terdaftar. 

Jumlah ini bertambah empat setelah sebelumnya hanya 253 koperasi. Namun, dari jumlah tersebut, ada banyak koperasi yang nakal. 

"Dari total itu, ada yang aktif ada yang tidak. Terindikasi banyak nakal," kata Afendie, Kamis (27/9/2018). 

Masih dari jumlah itu, Afendie mengatakan bahwa hingga akhir September lalu, tercatat hanya ada 71 koperasi yang benar-benar tepat waktu menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). 

Ia menambahkan, dikatakan nakal karena ada koperasi yang telah terdaftar tapi keberadaannya tidak ada. 

--page

Menurutnya, banyaknya koperasi nakal itu sangat merugikan masyarakat. Apalagi jika berbau rentenir. Hal ini berbalik karena seharusnya koperasi memberikan manfaat besar untuk masyarakat. (BUDI YULIANTO/B-5)