BORNEONEWS, Sampit - Satu warung yang berdampingan dengan barak lima pintu di Jalan Anjar Soegianto, Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terbakar, Kamis (27/9/2018).
Peristiwa itu terjadi pada saat warga sedang tidur, tepatnya sekitar pukul 03.00 WIB. Bangunan permanen berukuran 4x8 meter dengan dinding beton dan lantai berkonstruksi kayu ulin itu diketahui milik Erikson (40).
Kebakaran itu pertama kali diketahui oleh tetangga yang memiliki rumah tepat di seberang warung dan barak milik korban. Saat itu, Agus Sutyadi (43) bangun untuk salat tahajud. Tiba-tiba ia mendengar adanya suara letupan.
"Saya biasanya bangun sekitar pukul 03.00 WIB untuk ibadah. Pas kebetulan mau salat, saya mendengar ada suara letupan, jadi saya periksa dan ternyata warung dan baraknya Erik terbakar," ucap pria yang akrab disapa Agus itu.
Penasaran dengan hal itu, ia pun langsung memeriksanya. Ia mendapati api sudah membesar di bangunan itu. Agus pun langsung menghubungi korban dan warga sekitar kejadian. Sontak suasana menjelang subuh itu yang sebelumnya hening menjadi ramai akibat keributan para warga yang membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
--page
"Saya bangunin Erik dan saya panggil para warga untuk membantu memadamkan api. Satu jam api baru bisa padam," tutur Agus. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)








