BORNEONEWS, Sampit - Cabang olahraga catur Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terancam dicoret atau gagal bertanding pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah (Kalteng).
Hal itu terjadi karena masih ada permasalahn pada kepengurusan cabor tersebut. "Jika tidak segera diselesaikan permasalahan tersebut, maka akan kita coret dan tinggalkan saja," ujsr Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotim Halikinnor, Kamis (27/9/2018).
Hingga saat ini, pengurus cabor catur belum melaporkan perkembangan atlet-atletnya ke KONI Kotim. Bahkan saat rapat evaluasi kesiapan Porprov 2018, yang dilaksanakan Selasa (25/9) malam lalu, tidak ada satupun perwakilan cabang olahraga tersebut.
Dengan adanya hal tersebut, KONI akan mengutus Sekretaris mereka terlebih dahulu untuk bertemu dengan pengurus Percasi Kotim guna membicarakan masalah tersebut. "Jadi masih kami selesaikan lebih dulu, jika kepengurusan tidak juga selesai. Maka akan kami tinggalkan," ungkap Halikinnor.
--page
Walaupun begitu, dirinya berharap agar permasalahan di cabor catur ini bisa segera diselesaikan sehingga tetap bisa dikirim ke Porprov 2018.
“Ini bukan dari atletnya, tapi dari pengurusnya yang agak sedikit bermasalah. Jadi akan kami temui dulu, kalau tidak bisa juga mempersiapkan, ya sudah, catur kita tinggalkan. Walaupun potensi mendulang medali sangat besar,” tandasnya.
Tidak hanya itu, KONI mengungkapkan bahwa dana TC untuk para atlet juga sudah digelontorkan kepada ketua cabor. Namun masih saja atlet melaporkan kepada pihak KONI bahwa mereka tidak menerima uang tersebut. Hal ini juga menjadi perhatian pihak KONI. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)








