BORNEONEWS, Muara Teweh– Di sela kunjungan mereka ke pasar sementara eks Pendopo, Kota Muara Teweh, Rabu (26/9/2018), Bupati Barito Utara Nadalsyah dan Wakil Bupati Sugianto Panala Putra menerima laporan dari sejumlah pedagang.
Pedagang melaporkan bahwa ada selokan atau saluran drainase di kawasan Pasar Pendopo runtuh.
“Kami selain ingin menyapa masyarakat juga akan melaksanakaan syukuran bahwa kami sudah dilantik dengan mengundang masyarakat. Kami juga menyerap dari laporan-laporan masyarakat bahwa ada parit yang runtuh di kawasan Pasar Pendopo, yang harus diantisipasi dengan cara bagaimana?,” kata Nadalayah didampingi Sugianto Panala Putra, Kamis (27/9/2018).
Menurut Koyem--sapaan Nadalsyah--dirinya sudah berdiskusi dengan dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito untuk menangani selokan tersebut.
“Kemungkinan hal ini kita akan mengatasi dengan jangka pendek dulu. Sebab setiap hari ada laporan bahwa limbah air dari selokan terus mengalir atau meluap ke jalan," imbuhnya.
--page
Wakil Bupati menambahkan, setiap hari sebelum masuk kantor, dirinya akan turun ke lapangan atau pasar untuk mendengarkan keluhan pedagang. Kemudian melaporkannya ke bupati untuk didiskusikan bersama mengenai penanganan yang akan dilakukan.
“Sebab masalah ini akan ada setiap hari dan bagaimana cara kita memperbaiki masalah ini. Sehingga tidak ada masalah pascaterbakarnya Pasar Pendopo sebelum dibangun,” katanya. (RAMADANI/B-3)








