BORNEONEWS, Pulang Pisau- Upaya penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pulang Pisau hingga saat ini terus dilakukan, bahkan keberadaan hotspot terdeteksi berjumlah 74 titik.
Masih banyaknya kawasan yang terbakar menyebabkan kondisi asap di Pulang Pisau semakin menyengat. "Asap makin hari makin menjadi," kata Merry salah seorang warga, Kamis (27/9/2018).
Terkait hal tersebut Kepala Incendent Commander (IC) penanggulangan Karhutla, Mayor inf Mulyadi, menjelaskan sebaran 74 titik panas tersebut berada di Kecamatan Pandih Batu, Sebangau Kuala dan Kahayan Tengah dan 16 titik diantaranya cukup luas.
Masalah akses dan anggaran juga kata dia sangat berpengaruh dalam upaya pemadaman api yang dilakukan oleh tim gabungan penanggulangan karhutla. "Masalah kedaruratan sangat berbeda dengan pekerjaan proyek, dan kita berharap kepada pihak-pihak terkait untuk kerjasamanya, dan bukan malah mempersulit keadaan, " harapnya.
Persoalan akses jalan juga dialami oleh tim penanggulangan api, karena kebakaran yang sulit dijangkau dan ketersediaan air dilokasi kebakaran.
" Kita terus berupaya semampu kita, pemadaman terus dilakukan, baik melalui water bombing, dan pemadaman lewat darat," katanya.(JAMES DONNY/m)








