BORNEONEWS, Puruk Cahu - Masih lesunya perekonomian masyarakat di Kabupaten Murung Raya (Mura) yang salah satunya diakibatkan tingginya angka pengangguran karena semakin berkurangnya lapangan pekerjaan. Untuk ini Ketua Komisi A DPRD DPRD Mura Rimluk S Buhuy minta pemkab setempat menekan angka pengangguran.
"Saya melihat masyarakat tengah mengalami keterpurukan ekonomi karena lapangan usaha yang semakin sedikit. Saya berharap pemerintah daerah memikirkan hal ini guna mencari solusi mengatasinya," pinta Rimluk, belum lama ini.
Apalagi memang di Mura kaya akan sumber daya alam namun karena keterbatasan keterampilan dan kemampuan, banyak masyarakat belum bisa optimal untuk memanfaatkannya.
Sehingga perlu adanya pelatihan ketenagakerjaan yang terus menerus dilakukan yang juga dalam skala yang besar untuk menciptakan masyarakat yang punya kemampuan, mampu mandiri membuka lapangan pekerjaan sendiri termasuk juga menjadi tenaga kerja yang siap pakai dengan keterampilan yang memadai.
Upaya tersebut harus dilakukan karena pemerintah tidak hanya bisa berharap dari dunia investasi untuk mengurangi angka pengangguran dengan kondisi ekonomi global yang seperti saat ini.
--page
Lebih lanjut dijelaskannya, meski belum mendapat data peningkatan pengangguran, dirinya meyakini karena banyak perusahaan yang tidak lagi beroperasi, serta rendahnya harga jual karet petani banyak menjadi penyebab pengangguran ini.
Kalau hal itu terjadi, menurutnya lagi tentu masalah ekonomi kini menghantui masyarakat karena kebutuhan sehari-hari terkait dengan harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi harus menjadi bahan pemikiran bersama untuk mencari jalan keluar seperti yang diharapkan. (TRISNO/B-5)








