JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kinerja PT Mahkota Group Tbk (MGRO) diprediksi akan positif hingga akhir tahun seiring meningkatnya aset emiten perkebunan ini.

"Dengan meningkatnya aset MGRO pada enam bulan pertama tahun ini, maka diperkirakan kinerja keuangan akan ikut meningkat pada akhir tahun nanti," kata analis Panin Sekuritas, William Hartanto, dalam risetnya.

Sedangkan pembangunan pabrik refinery penghasil minyak goreng tentu akan membantu menopang kinerja perusahaan di masa mendatang. Namun, kinerja MGRO akan menemui hambatan dari harga Crude Palm Oil (CPO) yang masih rendah dan trennya melemah.

"Maka, saya kira produk pengolahan kelapa sawit yang sekarang sudah berjalan bisa dijadikan untuk antisipasi, karena harga bahan baku sedang rendah maka kelapa sawitnya perlu diolah supaya harga jual lebih tinggi lagi," papar William.

Dari sisi saham, ia merekomendasikan untuk membeli saham MGRO dengan target harga di akhir tahun di level Rp470 hingga Rp500 per saham.

--page

Untuk diketahui, MGRO sudah memiliki sejumlah pabrik pengolahan kelapa sawit yang berlokasi di Sumatera Utara dan Riau.

Selain itu, telah mulai melakukan pembangunan proyek refinery penghasil minyak goreng dan kernel crushing plant di Dumai. Pabrik refinery tersebut ditargetkan beroperasi pada Juni 2019. (NEDELYA RAMADHANI/m)