BORNEONEWS, Palangka Raya - Beragam keluhan disampaikan sejumlah mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) kepada Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, Jumat (28/9/2018).
Penyampaian keluhan tersebut berlangsung di halaman rektorat pada acara dialog kebangsaan dan mimbar bebas. Sebelumnya, ratusan mahasiswa yang hadir lebih dulu mendapat paparan dari gubernur.
Salah satu keluhan itu yakni terkait dengan sumber daya manusia (SDM) baik dari mahasiswa maupun dosen. Salah satu contoh, mengusulkan fasilitas tapi tidak dibarengi dengan kemampuan sehingga tidak bisa dioperasionalkan.
Kemudian, berkaitan dengan keamanan kampus dan berorganisasi. Mereka berharap, ada bantuan beasiswa bagi mahasiswa yang aktif berorganisasi.
Dengan begitu, minat mahasiswa untuk ikut organisasi kampus tinggi. Menurut mereka, ikut berorganisasi mampu menambah wawasan, salah satunya berbicara di hadapan orang banyak.
--page
Perwakilan dari berbagai fakultas juga menyampaikan keluhan. Seperti penerapan UKT, belum adanya laboratorium untuk menunjang proses perkuliahan dan sarana prasarana lainnya.
Menanggapi keluhan tersebut, gubernur berjanji akan berupaya untuk memperbaiki kampus terbesar di Kalimantan Tengah tersebut. Ia juga meminta Rektor UPR, Andrie Elia Embang membentuk tim kecil menampung semua keluhan. (BUDI YULIANTO/B-5)








