SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Aksi komitmen bersama antara Polres dan PWI Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam rangka mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai dan lancar, sengaja digelar lebih awal untuk mengantisipasi adanya pemberitaan profokasi terkait pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada 7 bulan mendatang.

"Kami tidak ingin ada pemberitaan yang profokatif, maka sebab itu aksi komitmen bersama ini digelar tujuh bulan sebelum pemilu dilaksanakan. Saya yakin tidak ada satu orang wartawan pun yang ingin membuat rusuh daerahnya sendiri," ucap Ketua PWI Kotim, Andri Rizki Agustian usai menandatangin spanduk komitmen bersama di Bundaran Balanga di Jalan Jendral Sudirman Km 3, Kecamatan MB Ketapang, Sampit, Sabtu (29/9/2018).

Komitmen bersama itu dilakukan oleh puluhan personil polres Kotim jajaran dan rekan media yang tergabung di PWI Kotim.

Mereka bersama mendeklarasikan enam poin komitmen bersama sembari berpegangan tangan di halaman Bundaran Balanga.

Mereka komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bumi Habaring Hurung ini. Mereka sepakat memerangi hoax, ujaran kebencian, dan black campaign dengan melibatkan semua pihak.

"Kami ingin dari awal tidak ada provokasi pemberitaan hingga puncaknya nanti. Harus kondusif. Persoalan politik di Indonesia hangat dan sangat mudah digoreng. Saya ingin tidak ada menggoreng-goreng hal itu," tutupnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-6)