BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana, Sabtu (29/9/2018), menginginkan agar tes CPNS bisa menempatkan putra dan putri daerah. Sebab, dengan itu, mereka bisa mengabdi di kampung halamannya sendiri.
Apalagi, ada persoalan selama ini, penempatan bukan warga setempat. Dan terkadang mengajukan pindah. Sehingga menimbulkan kekosongan dan kekurangan pegawai (ASN).
Syahbana meminta agar lulusan guru dan kesehatan dari daerah pelosok, diberikan kesempatan untuk mengabdi di kampung halamannya.
Apalagi, jika putra daerah yang memiliki kemauan kuat, maka pemerintah daerah juga bisa memberikan fasilitas seperti jenjang pendidikan hingga lulus kuliah.
"Namun dengan syarat harus bersedia dikembalikan ke daerah asalnya terlebih itu di pedalaman. Juga bersedia menandatangani ikatan dinas,” kata Syahbana.
Dia ingin, agar pemerintah juga punya komitmen kuat, agar kekurangan ASN di pelosok bisa terisi. Sehingga harapan mutu pendidikan dan kesehatan yang merata, dapat tercapai. (NACO/B-11)








