SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penemuan sesosok mayat bernama Yamsidi, yang mengapung di parit PT Hamparan, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Salah satunya, akan dilakukan otopsi.

"Kami akan melakukan otopsi, untuk memastikan penyebab tewasnya korban," kata Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Wiwin Junianto Supriyadi mewakili Kapolres AKBP Mohammad Rommel, Sabtu (29/9/2018). 

Otopsi akan dilakukan dalam waktu dekat. Sehingga, apakah kematian korban karena tenggelam, atau hal lainnya bisa segera terungkap.

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi dan keluarga korban. Selain itu, olah tempat kejadian perkara (TKP) juga sudah dilakukan.

"Kami sudah melakukan olah TKP dan mencari sejumlah bukti lainnya," kata Wiwin. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)