BORNEONEWS, Palangka Raya- Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Sahdin Hasan, mengakui bahwa tenaga pendidik atau guru di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah masih sangat kurang.
"Kita masih sangat kekurangan guru. Makanya kita harapkan dari penerimaan CPNS kali ini kita mendapat tambahan tenaga pengajar ASN," kata Sahdin, Sabtu (29/9/2018).
Menurut Sahdin, kekurangan guru lebih disebabkan moratorium penerimaan CPNS guru di Kota Palangka Raya yang sudah berlangsung selama 10 tahun.
"Kita sudah 10 tahun tidak ada penerimaan CPNS. Sementara itu, setiap hari ada saja guru yang pensiun. Tanggal 1 Oktober ini nanti ada lima guru yang pensiun. Ini akan menambah panjang daftar kekurangan guru kita," pungkasnya.
Karenanya, ia sangat berharap akan ada guru yang menjadi ASN dalam penerimaan CPNS tahun ini. (TESTI PRISCILLA/B-3)








