BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebuah pabrik pengolahan tahu milik Sukarti (60 tahun) yang berlokasi di Jalan Abdul Ancis RT 10 Kelurahan Sidorejo, Senin (1/10/2018) sekitar pukul 11.00 WIB membuat warga setempat gempar.
Sesaat setelah berkobarnya api, warga menghubungi anggota pemadam kebakaran dan segera bergerak ke TKP. Akhirnya setelah setengah jam proses pemadaman, api bisa dipadamkan.
Menurut penuturan Ketua RT 10 Muhammad Tari, saat terjadi kebakaran ia sedang berada di rumah melayani warga yang sedang mengurus administrasi kependudukan.
"Saat sedang menandatangani surat-surat, ternyata di luar rumah ada warga yang berteriak kebakaran. Kami langsung keluar rumah dan berlari menuju lokasi kebakaran," jelas Muhammad Tari.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni menjelaskan, untuk memadamkan kebakaran tersebut, pihaknya menurunkan lima unit mobil Damkar.
--page
"Selain itu, kita juga dibantu oleh satu mobil tanki milik BPBD Kobar dan milik Korindo. Saat ini kami masih melakukan pendataan mengenai apa saja kerugian yang dialami korban. Namun kelihatannya yang terbakar adalah pabrik tahu yang berada di samping kiri belakang rumah. Sedangkan rumah milik Sukarti berhasil diselamatkan," jelas Majerum.
Saat ini pihaknya masih melakukan pendinginan lokasi yang terbakar agar tidak muncul api lagi, sambil mengosongkan isi tangki. "Setelah tankinya kosong barulah mobil tersebut kita tarik," jelas Majerum. (WAHYU KRIDA/B-2)








