SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sukamara,  Syamsir Hidayat mengatakan apabila adanya terbak yang terserang penyakit Newcaatle Desease (ND) atau tetelo, maka tindakan pertama yang dilakukan adalah memisakan ternak tersebut dari yang lainnya.

"Cara penanganan pertama untuk mengatasi penyakit tetelo yaitu memisahkan atau mengarantina ayam atau unggas yang terserang penyakit ND sesegera mungkin sejak pertama kali menampakkan gejala awal yaitu berak sebagian besar putih encer," jelas Syamsir Hidayar, Senin (1/10/2018).

Menurut Syamsir, tujuan karantina untuk menghindari penularan ke ayam atau unggas lain, serta memudahkan dalam penanganan secara khusus untuk mengobati ternak tersebut.

"Penanganan penyakit tetelo dengan pemberian obat-obatan atau obat tetelo herbal untuk mengurangi efek yang disebabkan oleh virus, seperti mengurangi demam, selain itu juga perlu menambah vitamin atau jamu untuk memperkuat daya tahan tubuhnya," tuturnya.

Lanjutnya, bahan obat herbal yang sering digunakan untuk pengobatan penyakit tetelo yaitu daun pepaya, daun sirih merah, daun salam, sambiloto, kunyit putih, temu kunci, temu lawak, temu ireng, kunyit, jahe, kulit bawang atau bawang putih, kulit bawang atau bawang merah dan gula merah. (NORHASANAH/B-6)