BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabut asap mulai menyelimuti Kota Palangka Raya, Senin (1/10/2018). Napas mulai terasa sesak menghirup udara pagi, siang hingga sore hari.
Munculnya kabut asap diduga dampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah di Kalimantan Tengah.
Kasi Data dan Informasi BMKG Palangka Raya, Anton Budiyono mengatakan, berdasarkan pantauan Satelit Terra Aqua dan SNPP, tercatat ada 105 titik hotspot di Kalteng pada Minggu (30/9/2018).
"Kabupaten Pulang Pisau paling banyak yakni 69 titik. Kedua Kotim 12 titik dan Katingan 7. Untuk Palangka Raya kemarin kosong," kata Anton.
Untuk hari ini, sejak pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB, terpantau ada 17 titik. Di antaranya, Kabupaten Pulang Pisau 12 titik, Kapuas dan Kotim masing-masing 2 titik dan Seruyan 1 titik.
--page
"Hari ini terjadi kabut asap. Jarak pandang sampai pukul 12.00 WIB, dibawah 2 km. Tapi pukul 09.00 WIB, sempat 800 meter," tutur Anton. (BUDI YULIANTO/B-5)








