MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh– Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara Fery Kusmiadi mengatakan, pekerjaan jembatan di wilayah Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang, yang menghubungkan beberapa desa, salah satunya ada Batu Raya, dilaksanakan secara bertahap.

“Untuk pekerjaan jembatan dilaksanakan secara bertahap. Artinya tidak selesai dalam satu kali anggaran. Sebab rehabilitasi dan juga pembuatan bukan saja satu atau dua buah, melainkan jumlahnya lebih dari 20 unit,” ungkap Feri, Senin (1/10/2018).

Pembangunan puluhan unit jembatan tersebut tentu membutuhkan anggaran besar. Oleh sebab itu, pengerjaannya dilakukan bertahap. Bahkan untuk rehabilitasi akan dilakukan melalui Unit Perawatan Rutin (UPR). 

“Sistem UPR ini diterapkan karena banyaknya penanganan kerusakan, bahkan hampir setiap jembatan,” katanya.

Selain itu, banyak jembatan menggunakan konstruksi kayu ulin. “Dengan sistem unit perawatan rutin sangat efektif melaksanakan kegiatan di lapangan,” pungkasnya. (RAMADANI/B-3)