BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabut asap yang terjadi di Palangka Raya menyebabkan udara mulai tidak sehat untuk dihirup, Senin (1/10/2018). Bahkan, napas juga sudah mulai terasa sesak ketika keluar rumah.
"Posisi PM10 tadi siang di atas 150. Artinya, udara sudah tidak sehat," kata Kasi Data dan Informasi BMKG Palangka Raya, Anton Budiyono.
Ia menuturkan, angka tersebut masih bersifat fluktuatif alias berubah-ubah. Faktanya, pada pukul 13.00 WIB, posisi PM10 menurun menjadi 136,99 yang masuk pada kategori sedang.
Menurut Anton, meski udara sudah mulai tidak sehat, ia memprediksi bencana kabut asap seperti 2015 silam tidak akan terulang lagi.
"Tadi jarak pandang di bawah 2 kilometer. Kemudian pukul 09.00 WIB tadi, sempat 800 meter," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-6)








