SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Dadang H Syamsu mengatakan, sistem pendaftaran CPNS Online menuai keluhan dari banyak pelajar. Ada yang menyampaikan langsung ke padanya.

"Saya mendorong agar pemerintah daerah menyuarakan hal itu kepada pihak berwenang seperti Badan Kepegawaian Nasional," kata Dadang, Senin (1/10/2018).

Dia mengatakan, sistem yang diterapkan saat ini terkesan menyulitkan pendaftar. Panitia juga dinilai tidak siap, seperti tidak memetakan persoalan kesulitan pelamar yang ingin mendaftar. 

"Kami harap pemerintah provinsi bisa menyampaikan persoalan ini ke pusat. Kasihan pelamar CPNS kalau kondisi seperti ini terus terjadi. Jangan sampai ini hanya akal-akalan saja,“ tegas Dadang.

Dadang mengaku prihatin dengan akses yang sulit itu. Apalagi, untuk login pendaftaran saja ada yang rela hingga larut malam.

--page

"Artinya persoalan itu ada di server pusat, mestinya potensi membludaknya pelamar ini yang akan menganggu stabilisasi jaringan database sudah ditanggulangi sebelumnya. Kalau seperti ini pelamar jadi korban," pungkasnya. (NACO/B-11)