BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam anjangsana ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Selasa (2/10/2018), Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah berharap segala kekurangan dalam bentuk sarana dan prasarana di RSUD tersebut bisa segera dipenuhi.
"Seperti yang kita lihat bersama dalam kunjungan ke RSUD Sultan Imanuddin ini, salah satu yang paling dibutuhkan adalah mesin dan ruangan cuci darah. Dari 5 unit mesin cuci darah yang ada saat ini ternyata masih menumbulkan antrean panjang pasien yang membutuhkan pelayanan cuci darah," jelasnya.
Menurutnya berdasarkan informasi dari petugas RSUD, saat ini terdapat sekitar 280 pasien yang mengantre untuk mendapatkan pelayanan cuci darah.
"Karena itulah diperlukan dukungan dari seluruh pihak, semoga di 2019 kita bisa menambah lagi peralatan cuci darah dan sarana serta prasarana kesehatan yang lainnya. Hal ini dianggap perlu, lantaran RSUD Sultan Imanuddin bukan hanya melayani warga Kobar saja. Banyak juga pasien dari kabupaten tetangga serta Povinsi Kalbar yang menjadikan rumah sakit ini sebagai tempat rujukan penanganan kesehatannya," jelasnya lagi.
Diketahui, kunjungan ke RSUD Sultan Imanuddin yang dilakukan Bupati Kobar dan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-59 Kobar.
--page
Sebelum melakukan anjangsana ke RSUD serta memberikan bingkisan pada beberapa pasien rawat inap, rombongan terlebih dulu melakukan ziarah makam pendiri Kobar di Komplek Pemakaman Sekip dan pemakaman Kkluarga Kesultanan Kutaringin di Gubah Bosar dan Gubah Kocit. (YUDA/B-6)








