BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Pemkab Bartim) telah mencanangkan sembilan desa dari empat kecamatan sebagai kampung keluarga berencana (KB), Selasa (2/10/2018)
Wakil Bupati Bartim Habib Said Abdul Saleh, mengatakan, pencanangan kampung KB tersebut merupakan kebijakan pembangunan nasional yang selaras dengan visi misi Kabupaten Barito Timur 2018-2023. “Visi Kabupaten Bartim ialah terwujudnya Barito Timur Sehat, Cerdas, dan Sejahtera melalui pemerintah yang amanah,” ucap Habib Said Abdul Saleh.
Ia menjelaskan, pencanangan Kampung KB dilakukan di desa-desa yang masih ada anak balita terpapar stunting. Artinya, permasalahan ini ditanggapi secara cepat dan tepat.
“Sembilan desa ini sebagai sasaran Kampung KB dengan adanya balita terpapar stunting, namun ada juga Desa Ketab Kecamatan Pematang Karau termasuk dalam sasaran namun sudah dicanangkan pada tahun sebelumnya,” akunya.
Ia menambahkan, kepada SOPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, PKK bahkan seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Barito Timur.
--page
“Khususnya SOPD agar menganggarkan program kegiatannya pada lokasi desa sasaran Kampung KB ini secara bertahap dan berkelanjutan serta mamasukkan ke dalam Rotmep Kampung KB,” tuturnya.
Tak hanya itu, Wakil Bupati Bartim ini juga berpesan kepada kepala dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar mengawal pelaksanaan Rotmap Kampung KB yang nanti akan ditindaklanjuti oleh SOPD terkait.
"Agar benar-benar terlaksana dan memberi manfaat bagi masyarakat dan juga para camat dan kepala-kepala desa sasaran agar aktif terlibat dan memberikan dukungan dalam kegiatan Kampung KB,” pungkasnya. (PRASOJO EKO/B-2)








