MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Setelah hujan deras mengguyur Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara tadi malam, bangunan lama RSUD Muara Teweh yang masih difungsionalkan banjir. Air menggenani hampir seluruh ruang yang ada di rumah sakit tersebut.

Diduga, genangan air tersebut terjadi karena saluran pembuangan air tersumbat atau mampet. Intensitas hujan yang cukup deras dan lama tersebut membuat air dengan cepat naik.  

Salah satu keluarga pasien, Rony,  Selasa (2/10/2018) mengatakan, air mulai menggenang pada Senin malam (1/10/2018) sekitar pukul 24.00 WIB, hingga menjelang Selasa subuh sekitar pukul 04.30 WIB.

“Air menggenang dengan ketinggian sekitar tujuh sentimeter atau semata kaki. Hampir seluruh ruangan yang ada di RSUD Muara Teweh tergenang banjir. Paling parah yakni di jalan rumah sakit karena ketinggian air mencapai 10 sentimeter dan berarus kencang,” terangnya kepada Borneonews.

Menurutnya, hal ini membuat kenyamanan bagi keluarga pasien yang sedang menunggu terganggu dan tidak dapat tidur. “Saya membersihkan sendiri lumpur dan air yang masuk ke ruang sal B ini beberapa kali,” ucapnya. 

--page

Dia mengharapkan, pemkab dan pihak RSUD Muara Teweh membenahi saluran pembuangan air. “Jangan sampai hal ini terulang kembali di kemudian hari,” harapnya. (RAMADHANI/B-2)