BORNEONEWS, Muara Teweh– Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Petanaan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara, Junaidi, menyebutkan bahwa saluran pembuangan air di RSUD Muara Teweh telah direncanakan.
Pengerjaannya dimulai setelah pembangunan gedung baru rumah sakit selesai.
“Namun untuk sementara, pihak kontraktor membuat saluran sementara saja untuk mengalirkan air hujan. Saluran pebuangan air telah direncanakan, termasuk taman-tamannya setelah bangunan selesai,” kata Junaidi saat dimintai konfirmasi di kantor PT Jaya Konstruksi, Selasa (2/10/2018).
Saluran sementara yang telah dibuat pihak kontraktor juga akan diperlebar hingga mencapai 1 meter dan diperdalam. “Ini akan tetap kita pantau sampai tidak ada lagi masalah seperti banjir ini ke depannya,” ucap Junaidi.
Dikatakannya pula bahwa pembangunan gedung baru RSUD Muara Teweh hanya merupakan salah satu penyebab banjir. Sedangkan penyebab utamanya ialah bangunan lama lebih rendah dari lahan parkir dan halaman. Sehingga air terus masuk ke bangunan.
--page
Penyebab lainnya ialah kondisi saluran lama serta berubahnya penyaluran air yang tidak dapat menampung debit air skala besar.
“Kemungkinan pelebaran darainase atau saluran pembuangan ini dapat selesai dalam dua hari ke depan,” sebutnya singkat. (RAMADANI/B-3)








